Instalasi Pipa Water Heater Sendiri ? Simak 5 Hal Ini!

Posted on Updated on

Instalasi Pipa Water Heater SendiriWater heater Indonesia sudah tentu tidak asing lagi ditelinga kita, karena water adalah salah satu jenis dari produk water heater yang kini banyak digunakan di rumah-rumah di Indonesia. Sudah menjadi salah satu kebutuhan rumah tangga, berbagai brand dari produk water heater di Indonesia seperti solar water heater dari Pemanasair.com dan bran lainnya kini banyak bermunculan. Tidak hanya sifatnya menjual saja, banyak brand-brand ternama juga memberikan fasilitas tambahan berupa gratis pemasangan, garansi, dan juga maintenance dalam satu paket pembelian.

Meskipun demikian, banyak juga para kepala rumah tangga yang justru ingin tahu bagaimana cara instalasi water heater mulai dari penempatan hingga pemasangan pipa untuk aliran air panas. Tapi tunggu dulu, memasang pisa untuk water heater ini beda dengan pemasangan pipa biasa. Banyak hal yang mesti diperhatikan, berdasarkan info dari situs Idea Online, ada tips dan cara mudah instalasi pipa water heater yang bisa dilakukan sendiri dengan memperhatikan 5 hal penting berikut :

  • Pilih jenis pipa yang benar

Sudah diinfokan pada paragraf 2, bahwa pipa yang digunakan untuk water heater jenisnya berbeda dengan pipa biasa. Biasanya untuk pipa untuk semua jenis water heater disarankan menggunakan pipa dengan bahan PERT (Polyethylene of Raised Temperature Resistance). Bobotnya jauh lebih ringan dibandingkan dengan pipa paralon biasa. Sedangkan pipa jenis ini juga tahan hingga suhu 96 derajat celcius.

  • Pastikan tentukan dulu titik keran

Setelah memilih pipa yang akan digunakan, hal berikutnya tentukan terlebih dulu titik penempatan atau posisi keran water heater. Dengan begitu, Anda akan tahu jarak dan berapa panjang pipa yang akan digunakan nanti.

  • Jangan lupa untuk menentukan diameter pipa yang akan digunakan

Ukuran diameter pipa tentu nantinya akan mempengaruhi kecepatan aliran air panas. Untuk standar minumum yang biasa disarankan oleh brand-brand ternama adalah 25mm, itu untuk bathtub. Namun untuk bak mandi biasa, shower, dan wastafel adalah minimal diameter pipa berukuran 15mm.

  • Tentukan tipe alat water heater yang sesuai dengan kebutuhan

2 tipe alat water heater yang banyak ditawarkan yakni, tunggu dan terpusat. Beda dari kedua alat water heater tersebut dari panjang pipa yang akan digunakan. Water heater dengan tipe terpusat akan butuh pipa yang lebih panjang dari tipe tunggu. Namun penggunaan tipe terpusat justru akan membuat air yang sudah panas cepat dingin karena panjang jalur pipa aliran air yang akan ditempuh.

  • Lengkapi juga dengan memasang keran pengatur aliran air panas

Pastikan ketika proses instalasi pipa untuk aliran air panas, pasang juga keran pengatur aliran air. Pasang terlebih dahulu keran pengatur aliran air ini sebelum pipa tersambung dengan input air bersih dan output air panas. Manfaat adanya keran pengatur ini, ketika water heater macet maka tidak perlu Anda mematikan air dari sumbernya.

Dengan memperhatikan 5 hal di atas, proses instalasi pipa water heater dapat lebih mudah dan rapi. Selamat mencoba dan ragu untuk bertanya kepada pihak teknisi yah jika Anda bingung! -apuy-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s