Rupiah Melemah, Bisnis Properti Indonesia Tetap Berjalan

Posted on Updated on

Rupiah Melemah, Bisnis Properti Indonesia Tetap BerjalanNilai mata uang Rupiah terus menerus melemah atas Dollar Amerika yang mencapai Rp 13,000/ 1 dollar ternyata mempengaruhi semua bisnis. Namun hal ini ternyata tidak mempengaruhi bisnis properti Indonesia secara signifikan, bahkan terjadi justru yang pasar properti Indonesia masih didominasi oleh pasar menengah ke bawah yang material yang digunakan menggunakan bahan-bahan dari dalam negeri alias tidak memakai produk impor.

Presiden Direktur PT Ciputra Residences, Budiarsa Sastrawinata, usai peluncuran properti terbaru yaitu EcoPlaza CitraRaya, di Jakarta menurutkan bahwa sampai saat ini bisnis properti dan industri properti Indonesia khususnya untuk perusahaan properti yang dijalani tetap berjalan dan tidak terpengaruh terhadap melemahnya nilai rupiah. Alasannya yang dikemukan oleh Budiarsa Sastrawinata tentu sangat beralasan, di mana perusahaan properti PT Ciputra Residences memang untuk dikhususkan untuk kelas menengah ke bawah dengan penggunaan material lokal.

Properti mewah dan berkelas memang selalu menggunakan material impor, sehingga harga jualnya pun akan mempertimbangkan harga material impor tersebut. Secara otomatis akan lebih mahal, namun tidak semua jenis properti mewah menggunakan material atau bahan bangunan mewah. Biasanya bahan bangunan yang diimpor ini hanya untuk bagian-bagian khusus dan terbilang cukup vital seperti lift, kaca yang double glass, dan juga security system bangunannya.

Alasan bisnis properti Indonesia tetap berjalan, ini juga dikarenakan tingginya akan permintaan para konsumen akan properti khususnya hunian untuk tempat tinggal. Bahkan kini BI Rate yang justru turun dari 7,75% menjadi 7,5%, menjadikan ini juga memberikan perubahan pada bunga kredit rumah (KPR). Sehingga kini ini membuat masyarakat menilai mampu untuk kredit rumah dengan sistem KPR dan akibatnya permintaan proerti rumah pun menjadi ikut melonjak.

Kondisi rupiah melemah, bisnis properti Indonesia tetap berjalan dan ini dibuktikan oleh perusahaan properti PT Ciputra Residences yang sedang mempersiapkan 5 proyek baru termasuk EcoPlaza CitraRaya yang baru saja diresmikan Maret kemarin. Beberapa proyek tersebut diantaranya

  • Perumahan di Samarinda yang luasnya mulai dari 50-70 hektar.
  • Proyek perumahan di Malang juga tengah dipersiapkan dengan luas tanah yang siap dibangun mencapai 5 hektar.
  • Proyek pengembangan komersial multifungsi di kawasan Kemayoran Fatmawati dan juga siap dikerjakan dengan total tanah seluas 6,5 hektar.
  • Tanah seluas 100 hektar sudah dipersiapkan untuk proyek pembangunan perumahan baru di Banjarmasin tahun 2015 ini.
  • Proyek di Balikpapan dan juga Pontianak seluas 400 hektar menjadi proyek selanjutnya yang siap diproses.

Modal pembangunan untuk ke-5 proyek tersebut akan menggunakan dan sebesar Rp 1,8 triliun dengan perkiraan keuntungan yang didapat nanti dari semua proyek tersebut akan mengalami kenaikan 25% – 30% daripada pendapatan penjualan untuk tahun 2014 lalu yang mencapai Rp 3,8 triliun. Jadi, untuk Anda yang ingin memiliki rumah jangan khawatir yah! -apuy-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s