Month: September 2014

Acara Televisi Yang Baik Untuk Anak

Posted on Updated on

Perkembangan dunia pertelevisian kini banyak memunculkan program tv yang beragam, baik yang positif maupun negatif. Tapi makin ke sini banyak acara dan program tv justru mengarah ke arah yang negatif dan ini menjadi sangat tidak bagus untuk perkembangan anak. Nah dari sini banyak yang beralih untuk menggunakan layanan tv kabel, di mana program yang ditawarkan lebih bervariasi dan bisa diatur sesuai kebutuhan.

Acara Televisi  Yang Baik Untuk Anak

Pelayanan tv kabel khususnya di Indonesia kini makin menjamur dan ini banyak perusahaan tv kabel berlomba-lomba menawarkan paket tv kabel dengan banyak program tv yang bisa dipilih. Tidak hanya di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, tapi untuk tv kabel Bali juga ternyata paling diminati oleh penduduk pulau dewata tersebut. Selain di Bali juga, wilayah-wilayah lain yang bukan merupakan termasuk kota-kota besar juga kini bisa menikmati layanan tv berlangganan ini.

Menurut Psikolog Anak dan Keluarga, Anna Srti Ariani (Nina) S.Psi., M.Si, (Nina), beberapa program televisi lokal di Indonesia bisa dibilang cukup memperhatikan karena tidak melihat dampak negatif bagi anak-anak yang menontonnya. Contoh nya saja beberapa acara seperti sinetron yang hanya memperlihatkan kesenangan namun lupa untuk mengajak penontonnya berfikir atau memberikan stimulasi untuk membuat kematangan berfikir para penonton-penontonnya”, tambah psikolog ini.

Namun memang tidak semua tontonan tersebut berdampak negatif untuk anak, karena beberapa acara televisi ada yang masih memberikan tayangan edukasi dan anak yang memang dikhususkan untuk anak-anak. Lalu apa saja Program Acara Televisi Yang Baik Untuk Anak ?

  • Serial animasi kartun

Tentu serial kartun yang mendidik pastinya, di mana alur cerita menginformasikan keteladanan yang bisa dilakukan pada kehidupan sehari-hari. Contohnya, Upin dan Ipin, Doraemon, Dora dan sebagainya. Sekarang juga sudah banyak acara televisi khusus nya sinetron yang memang ditunjukkan untuk anak-anak. Di mana di dalam sinetron tersebut, ada pesan-pesan moral baik yang bisa dicontoh para penontonnya.

Namun tentu jangan dibiarkan juga untuk anak-anak menonton terus-menerus, karena tentu ini bisa juga mengganggu waktu belajar nya. Akan lebih baik jika para orang tua memberi batas waktu menonton televisi.

  • Program petualangan dan Ensiklopedia

Menonton progam tv di layar televisi yang bersifat penjelajahan dan petualangan ke berbagai tentu bisa menambah pengetahuan bagi setiap penontonnya. Memang tayangan ini ditunjukkan untuk para remaja, namun tidak bermasalah jika anak-anak ingin menonton nya dan mohon untuk para orang tua selalu membimbingnya. Sehingga ketika si anak bertanya, maka dengan mudah ia mendapat penjelasan mengenai hal yang ia tanyakan.

Untuk tayangan ini sudah ada di televisi lokal maupun pada layanan tv kabel, sehingga para penonton yang menggunakan tv kabel lebih mudah dan memberikan tontonan untuk anak-anak. Contoh program televisi yaitu Si Bolang (Trans 7).

  • Program religi

Banyak program televisi yang dikemas dalam sebuah sinetron religi yang kini lumayan banyak penggemarnya. Selain sinetron religi, program religi seperti siaran rohani juga merupakan program televisi yang bagus dinikmati. Bahkan banyak orang tua yang lebih sering mengajak anak-anak untuk mengikuti pengajian dan madrasah di sore hari.

  • Program olahraga

Tidak hanya para pelanggan tv kabel yang bisa menonton program-program olahraga dengan langsung, namun beberapa tv lokal pun terkadang menayangkan program-program olahraga seperti sepakbola (Piala Dunia), Badminton, dan lain-lain. Tayangan ini tentu merupakan tayangan edukasi dan bisa melihat minat serta bakat anak ketika ia menonton program olahraga.

Namun akan lebih baik untuk menemani anak-anak ketika sedang menonton televisi, sehingga kita bisa memonitor dan memberikan arahan tentang tayangan televisi mana yang boleh dan tidak. Semoga bisa berguna! -apuy-

Advertisements

Tips Beli Rumah Bagi Pasangan Muda

Posted on Updated on

Tips Beli Rumah Bagi Pasangan MudaBagi pasangan muda yang baru menikah, tentu punya keinginan miliki hunian tempat tinggal baik dengan langsung membeli rumah dari developer atau ikut KPR ? Mempunyai sebuah rumah adalah kebutuhan utama bagi pasangan muda yang baru menikah. Namun membeli properti untuk dijadikan tempat tinggal ternyata gampang-gampang sulit. Apalagi ini merupakan pengalaman pertama kali bagi pasangan yang baru menikah. Sehingga butuh pertimbangan dan pemikiran yang benar-benar matang, karena ini juga menyangkut masalah cara pembayaran yang pasti akan mempengaruhi proses yang akan dilalui.

Tips Beli Rumah

Sebagai pasangan muda yang baru saja menikah tentu akan memiliki rencana untuk membeli rumah pertama baik dengan kredit KPR atau langsung membayar tunai di muka. Namun ada beberapa hal yang tidak boleh diremehkan sehingga di kemudian hari, Anda dan pasangan tidak akan menyesal. Ada Tips Beli Rumah Bagi Pasangan Muda yang ingin memberli rumah pertama, seperti

Pikirkan tentang lokasi. Lokasi tempat tinggal tentu tidak boleh disepelekan, karena faktor lokasi merupakan faktor penting ketika ingin membeli hunian untuk tempat tinggal. Maka sudah sangat wajar, di dunia properti orang akan lebih memahami faktor ini. Tidak hanya untuk pasangan mudah yang ingin memiliki rumah, namun semua orang yang berencana memiliki rumah lokasi menjadi hal pertama yang menjadi pertanyaan. Faktor lokasi ini tentu akan sangat berhubungan dan mempengaruhi faktor-faktor lain seperti akses transportas, fasilitas umum, keamanan dari bencana alam seperti banjir.

  • Harga juga menjadi faktor penting ketika berencana membeli hunian. Semua hal yang berkaitan dengan uang atau biaya tentu akan menjadi sensitif dan menentukan. Begitu pula dengan membeli sebuah rumah, maka perlu direncanakan terlebih dahulu seperti berapa kisaran harga rumah yang akan di beli nanti ? Ini menjadi penting, karena Anda dan pasangan akan lebih fokus menentukan perumahan mana yang menawarkan harga yang sesuai dengan Anda inginkan. Tentu ini akan lebih menghemat waktu untuk bisa melakukan kegiatan lainnya.
  • Lihat dan cari informasi mengenai track record developer. Tentu jika membeli rumah secara perseorangan, faktor ini mungkin bisa diabaikan. Namun jika ketika Anda dan pasangan ini membeli rumah dari perusahaan developer, maka faktor ini menjadi penting dan harus dipertimbangkan. Seperti melihat siapa pengembang atau pihak developer nya, bagaimana track record selama ini ? Tentu kita sering mendengar banyak developer property Indonesia yang tidak semua nya bermasalah. Sehingga menjadi penting untuk Anda dan pasangan untuk lebih waspada dan teliti ketika ingin membeli sebuah rumah.
  • Kelengkapan fasilitas yang diberikan nanti. Tentu semua orang bisa sesuka hati untuk memilih rumah sesuai dengan beragam fasilitas yang akan ditawarkan oleh pihak developer. Failitas ini biasanya terbagi menjadi dua, seperti faktor intern dan ekstern. Fasilitas intern meliputi fasilItas ibadah, tempat olah raga, taman bermain. Sedangkan untuk fasilitas ekstern merupakan fasilitas umum seperti rumah sakit, sekolah, pasar, ataupun tempat rekreasi.
  • Proses pembayaran yang mudah. Tentu ini jika kita membeli rumah langsung melalui developer. Banyak developer properti di Indonesia yang memberikan kemudahan cara pembayaran seperti cash keras (tunai), tunai namun dilakukan secara bertahap, ataupun jika melalui bank dengan program KPR. Biasanya pihak developer property akan memberikan potongan atau diskon besar jika pembayaran dilakukan secara langsung dan tunai ketika kesepakatan terjadi.
  • Pastikan Anda mengetahui kapan serah terima dilakukan. Untuk hal ini, selalu bertanya sebelum proses pembelian dilakukan. Sehingga Anda dan pasangan tahu benar dan pasti kapan waktu untuk menempati unit rumah tersebut. Cari tahu juga info jika terjadi keterlambatan, apakah akan ada kompensasi dari pihak developer nya atau tidak.
  • Jangan lupakan akan adanya biaya tambahan. Jika telah fix menentukan unit rumah mana yang akan dibeli, pastikan semua biaya termasuk biaya tambahan seperti Pajak biaya KPR, biaya peningkatan BPHTB dan sebagainya harus diketahui oleh Anda dan pasangan. Jangan sampai setelah proses pembayaran berlangsung, Anda dan pasangan akan merasa kaget karena adanya biaya tambahan tersebut. Biasakan untuk menyiapkan budget cadangan untuk biaya-biaya tambahan tersebut. Untuk biaya tambahan ini, biasanya pihak developer propery akan memberikan patokan sekitar 15-20%.

Nah, cukup banyak bukan faktor yang harus diperhatikan ketika ingin membeli rumah khusus nya untuk para pasangan muda yang barus saja menikah ? Semoga bisa bermanfaat! -apuy-