Ketentuan Pokok Kredit Investasi

Posted on Updated on

Apa itu kredit investasi ? Kredit investasi merupakan salah satu bentuk kredit atau pinjaman yang diberikan lembaga keuangan seperti bank kepada perusahaan dengan maksud agar perusahaan tersebut melakukan investasi atau penanaman modal. Kredit investasi ini bisa dikategorikan jenis kredit jangka menengah atau pun jangka panjang, tergantung besarnya investasi yang diberikan oleh perusahaan tersebut. Investasi yang dimaksudkan, perusahaan melakukan pembelian barang-barang modal baik atau pun jasa yang diperlukan untuk memodifikasi bahkan memperbaharui sebuah proyek baik yang sudah atau pun proyek yang baru akan dimulai. Seperti contoh dengan membeli beberapa mesin baru pada suatu pabrik guna untuk meningkatkan produktifitas sekaligus meningkatkan kualitas barang yang akan diproduksi. Selain itu pinjaman kredit investasi di sini bisa berupa proyek pembangunan sebuah pabrik baru di mana perusahaan ikut andil dalam membantu menginvestasikan baik berupa memberikan dana maupun membeli keperluan guna untuk mempercepat pembangunan pabrik tersebut.

Kredit Investasi

Dalam program kredit investasi ini sudah pasti akan adanya beberapa ketentuan pokok, di mana ketentuan kredit investasi ini dibuat oleh pihak bank yang disesuaikan dengan program pemerintah. Kredit investasi ini bermanfaat untuk perusahaan untuk menyerap tenaga kerja yang banyak dan potensial demi kemajuan perusahaan tersebut. Selain itu ini akan berdampak positif untuk mengurangi tingkat pengangguran yang makin tahun makin banyak. Beberapa ketentuan pokok kredit investasi antara lain sebagai berikut :

  • Jangka waktu kredit investasi. Jangka waktu program kredit investasi ini ditentukan berdasarkan pada kemampuan perusahaan untuk membayar kembali proyek yang telah dibiayai. Lamanya pengembalian dana kredit investasi ini pun berbeda-berbeda setiap bank, seperti untuk bank-bank umum pemerintah jangka waktu yang diberikan adalah selama 10 tahun yang sudah termasuk 4 tahun masa tenggang. Sedangkan untuk bank pemerintah biasanya lama pengembalian dana pinjaman investasi ini adalah 15 tahun dan itu sudah termasuk masa tenggang selama 6 tahun di dalamnya. Untuk mulai jangka waktu ini dihitung adalah sesuai dengan tanggal kesepakatan antara pihak bank dan nasabah tersebut.
  • Golongan penerima dan besar kredit investasi yang diberikan. Kredit investasi untuk perusahaan ini biasanya dibedakan menjadi 4 golongan dengan jumlah dana kredit investasi dengan pinjamannya sudah ditentukan oleh pihak bank itu sendiri.  Misalnya untuk golongan I & II mendapat dana pinjaman investasi sebesar Rp 75,000,000, sedangkan untuk golongan III dapat Rp 200,000,000, dan untuk golongan IV mendapat Rp 500,000,000. Penentuan golongan ini biasanya didapat dari jenis usahanya dan banyak hal lain yang menjadi pertimbangan.
  • Besaran pembiayaan sendiri. Setiap perusahaan yang mengajukan permohonan untuk program kredit investasi ini harus memiliki kemampuan untuk melakukan pembiayaan sendiri dari biaya investasi yang diberikan oleh bank dari fasilitas kredit investasi. Untuk besaran nya, ini juga tergantung dari golongan yang penentuan nya diatur langsung oleh pihak bank. Golongan untuk hal ini dikategorikan oleh pihak bank dengan “prioritas” dan “non prioritas”. Untuk golongan “prioritas”, kemampuan untuk melakukan pembiayaan sendiri terhadap proyek yang sedang dijalankan adalah sebesar 25%. Sedangkan jumlah kredit investasi yang diberikan oleh bank adalah sebesar 75%. Untuk golongan “non prioritas” kisaran antara pembiayaan sendiri dengan jumlah kredit investasi yang diberikan adalah sama yaitu 50%.
  • Suku bunga program kredit investasi. Dalam suku bunga dari program kredit investasi juga dibedakan tergantung dengan golongan, seperti untuk golongan I adalah 10,5%, golongan II 12%, dan untuk III dan IV suku bunga yang dibebankan adalah 13,5%. Perhitungan suku bunga ini dijalankan untuk 1 tahun selama program kredit investasi tersebut berlangsung. Jika mengalami keterlambatan dalam hal pembayaran setiap bulannya, perusahaan tersebut dikenakan denda sebanyak 3% setahun dari cicilan tersebut.
  • Jaminan. Dalam program kredit investasi ini ada 2 jaminan yang harus diberikan kepada bank pada saat pengajuan kredit investasi yaitu jaminan pokok dan jaminan tambahan. Jaminan ini merupakan sebuah syarat yang harus dipenuhi oleh setiap perusahaan yang ingin mengajukan permohonan kredit investasi kepada bank. Untuk jaminan pokok, ini merupakan proyek usaha yang dibiayai dengan kredit investasi tersebut. Sedangkan untuk jaminan tambahan nya berupa apa saja, namun tidak boleh lebih dari 50% dari total pinjaman investasi nya.

Semoga ini dapat berguna. apuy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s