Berita Investasi : Transaksi Properti 2012 Capai 700 Triliun

Posted on Updated on

Berita InvestasiBerita Investasi – Penjualan dibidang properti tahun 2012 ini diprediksi akan mencapai angka Rp700 triliun sehingga pemerintah harus menggalakkan hal itu untuk meningkatkan sumbangan kepada pajak. Menurut Ketua Umum Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI) Darmadi Darmawangsa, angka 700 triliun ini merupakan angka yang besar sehingga bila setiap broker mendapatkan komisi sekitar dua hingga tiga persen dari hasil penjualan tersebut, maka jumlah pajak atas komisi sebesar 10 persen juga merupakan jumlah yang besar pula.

Ia mencontohkan, untuk pengurusan perizinan kantor properti secara resmi masih dipersulit dengan berbagai aturan seperti pembelian Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) untuk membuat Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (SIUP4). Selain itu, ia menyorot mengenai terdapatnya aturan yang dikeluarkan kementerian tetapi hanya berlaku di pusat tetapi tidak berlaku di daerah-daerah sehingga serba tidak terkontrol.

Sebelumnya, Konsultan properti internasional Jones Lang LaSalle menyatakan pasar properti di Jakarta dalam triwulan III/ 2012 menunjukkan kinerja pertumbuhan positif di tengah kelesuan pasar properti Asia Pasifik. “Ketika sebagian pasar di kawasan Asia Pasifik mengalami perlambatan atau kelesuan, pasar investasi properti di Indonesia menawarkan alternatif investasi yang menarik,” kata Chairman Jones Lang LaSalle Indonesia Lucy Rumantir di Jakarta.

Demikian berita investasi yang membahasa transaksi properti dengan jumlah yang cukup mencengangkan. Semoga bermanfaat. hr

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s